SELAMAT DATANG DI BLOG MAS JUWAINI http://masjuwaini1.blogspot.com

Rabu, 12 November 2014

Sejarah Desa Margopatut



Sejarah Desa Margopatut, Kec. Sawahan Kab. Nganjuk 64475
Desa Margopatut terletak dikecamatan sawahan Kabupaten Nganjuk yang mempunyai luas wilayah 193.884 Ha. Yang berbatasan sebelah selatan Ds. Bareng sebelah Timur Ds. Kepel Kec. Ngetos di sebelah Utara Ds. Kebonagung dan disebelah Barat Ds. Siwalan dan Sidorejo.
Desa Margopatut berasal dari kata MARGO/MARGI (Jawa) yang berarti “ jalan ” dan PATUT/APIK (Jawa) yang berarti “ pantas / baik “. Jadi Margopatut berarti JALAN YANG BAIK.
Dahulu Margopatut hanyalah bernama PATUT saja. Dinamakan Margopatut sebab dizaman dahulu jalannya masih jelek, masih dari Tanah dan hanya bisa dilewati oleh pejalan kaki saja sehingga dinamakan Margopatut agar kelak nanti kalau ada ramainya zaman ( REJONE ZAMAN ) jalan – jalan desa bisa lebih baik dan bisa dilalui kendaraan bermotor.

emografi
Berdasarkan data Administrasi Pemerintahan Desa tahun 2014, jumlah penduduk Desa Margopatut dengan jumlah total  12.320 jiwa, dengan rincian 5370 laki-laki dan 6960 perempuan sebagaimana tertera dalam Tabel 4.



Tabel 4
Jumlah Penduduk Berdasarkan Usia
No
Usia
Laki-laki
perempuan
Jumlah
Prosentase
1
0-12 bln
265
275
540
5.69 %
2
13 bln-4 thn
243
354
597
6.29 %
3
5-6 thn
293
225
518
5.46 %
4
7-12 thn
594
579
1173
12.35 %
5
13-15 thn
515
426
941
9.91 %
6
16-18 thn
502
483
985
10.37 %
7
19-25 thn
358
425
783
8.25 %
8
26-35 thn
452
450
902
9.50 %
9
36-45 thn
345
366
711
7.49 %
10
46-50 thn
372
385
757
7.97 %
11
51-60 thn
208
299
507
5.34 %
12
61-75 thn
483
275
758
7.98 %
13
75 thn keatas
158
165
323
3.40 %
   Jumlah Total
4.788
4.707
12.320 Orang
100.00 %
   Dari data di atas nampak bahwa penduduk usia produktif pada usia 19-50 tahun Desa Margopatut sekitar 3.153 atau hampir 33.20 %. Hal ini merupakan modal berharga bagi pengadaan tenaga produktif dan SDM.
Tingkat kemiskinan di Desa Margopatut termasuk tinggi. Dari jumlah 3.224 KK di atas, sejumlah 1565 KK tercatat sebagai Pra Sejahtera; 876 KK tercatat Keluarga Sejahtera I; 738 KK  tercatat Keluarga Sejahtera II; 25 KK tercatat Keluarga Sejahtera III; 10 KK sebagai sejahtera III plus. Jika KK golongan Pra-sejahtera dan KK golongan I digolongkan sebagai KK golongan miskin, maka lebih 50.31 % KK Desa Margopatut adalah keluarga miskin.


Secara geografis Desa Margopatut terletak di kecamatan Sawahan kabupaten Nganjuk, . Yang berbatasan sebelah selatan Ds. Bareng sebelah Timur Ds. Kepel Kec. Ngetos di sebelah Utara Ds. Kebonagung dan disebelah Barat Ds. Siwalan dan Sidorejo.
Topografi ketinggian desa ini adalah berupa daratan tinggi yaitu sekitar 153 m di atas permukaan air laut. Berdasarkan data BPS kabupaten Nganjuk tahun 2014, selama tahun 2014 curah hujan di Desa Margopatut rata-rata mencapai 1350 mm. Curah hujan terbanyak terjadi pada bulan Desember hingga mencapai 2.400 mm yang merupakan curah hujan tertinggi selama kurun waktu 2000-2008.
Secara administratif, Desa Margopatut terletak di wilayah Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk dengan posisi dibatasi oleh wilayah desa-desa tetangga. Di sebelah Utara berbatasan dengan Desa Kebonagung Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk. Di sebelah Barat berbatasan dengan Desa Sidorejo Kecamatan Sawahan. Di sisi Selatan berbatasan dengan Ds.Sidorejo dan Bareng, sedangkan di sisi timur berbatasan dengan desa Kepel Kecamatan Ngetos.
Jarak tempuh Desa Margopatut ke ibu kota kecamatan adalah 3 km, yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 15 menit. Sedangkan jarak tempuh ke ibu kota kabupaten adalah 25 km, yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 45 Menit.      



Mata Pencaharian dan Jumlahnya
     
No
Mata Pencaharian
Jumlah
Prosentase

1
Pertanian
2045
64.86

2
Jasa
1. Jasa Pemerintahan

25
0.79


2. Jasa Perdagangan 
185
5.87


3. Jasa Ketrampilan
145
4.60


5. Jasa lainnya
521
16.52


6. PNS
22
0.70

3
 TNI dan Polri
25
0.79

4
Sektor lain
185
5.87

Jumlah
3.153 orang
100 %

 

Sabtu, 01 November 2014

FOTO BERSAMA KETUA STKIP PGRI NGANJUK TAHUN 2014


CURAHAN DARI HATI SANG PEMIMPI



CURAHAN DARI HATI SANG PEMIMPI (02 Nopember 2014)
                                                                                       
semua orang bisa menjadi komentator, pengamat politik, pengamat ekonomi maupun pengamat lainnya
itu semuanya bisa dilakukan oleh seorang professor hingga tukang traktor, sarjana hingga orang biasa, politikus hingga penjual nasi bungkus.
disini saya setidaknya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengerjakan kewajiban saya untuk sekedar berbagi ilmu dengan mereka, mencoba memberikan motivasi, dan dorongan. bahkan kegiatan lain yang mungkin tidak termuat dalam absen, kegiatan yang tidak bisa dibuat notakan.
senyuman manis dari mereka yang ingin menjadi pribadi yang lebih baik dengan buku tulis dan tinta nya yang membuat ku bertahan.
kalau sikap saya yang saya anggap sikap yang sederhana ini selalu di kritisi. saya akui sikap saya itu salah karena telah menghilangkan hak mereka untuk belajar, tapi pernahkan anda berinteraksi dengan mereka dan menanyakan keluhan mereka, dengan pelajaran yang tak pernah diberikan hingga saat ini walau gurunya datang, hingga mereka pun menyampaikan keluh kesahnya kepada saya yang tak jarang dilakukan. (Sambil bilang “SAKITNYA TU DISINI”)
disiplin itu betul, tertib itu betul. tetapi pedulilah dengan sesam dan lihatlah sekelilingnya………….
pernahkan engkau memikirkan mereka-mereka yang selalu berfikir siang malam, yang selalu siap melesat kapan saja tanpa sebuah penghargaan sedikitpun dan dianggap sama dalam hal HAK nya.
kini hanya cukup diam dan tanpa komentar, biarlah yang lainnya yang mengabil kebijakan
BERUSAHA MELAKUKAN APA YANG SAYA MAMPU SELAMA ADA WAKTU, YANG SAYA BISA SELAMA MASIH ADA NYAWA, DAL HAL YANG BERARTI SELAMA MASIH PUNYA HATI


Sawahan, 02 Nopember 2014
Curhatan hati karena sentilan seseorang dan curhatan siswa serta kebijakan yang kurang pas